Tito Karnavian Beberkan 5 Strategi Lumpuhkan Penyebaran Ideologi Radikal

Hukum303 Dilihat

Tito mengakui bahwa selama ini Densus 88 Antiteror (AT) Polri telah menjalankan penegakan hukum yang kuat (hard approach) terhadap ancaman aktif. Namun ke depan, ia meminta pendekatan lunak semakin diperkuat sebagai langkah pencegahan dini.

“Saya tahu Densus 88 AT selama ini lebih mengandalkan kinetic approach atau hard approach karena lawannya aktif. Namun, begitu mereka sudah tiarap, kita harus mulai membombardir dengan kegiatan soft approach,” ucap mantan Kapolri tersebut.

Di akhir penjelasannya, Tito mengapresiasi jajaran Densus 88 AT Polri yang berhasil menjaga stabilitas keamanan nasional hingga situasi saat ini menjadi jauh lebih kondusif.

“Saya sangat mengapresiasi kerja jajaran Densus 88. Hasilnya sudah dirasakan, masyarakat di Indonesia sekarang jauh lebih tenang dibanding beberapa tahun yang lalu,” pungkasnya. (ralian)

Komentar