Pencari Kerja Disabilitas Padati Job Fair Jakarta, Keluhkan Minimnya Variasi Lowongan

Bisnis32 Dilihat

Hambatan Komunikasi dan Ketiadaan Lowongan KhususTantangan berbeda dihadapi para pencari kerja Tuli. Galih, pria asal Depok yang memiliki pengalaman lima tahun sebagai kru ritel, mengapresiasi kehadiran Juru Bahasa Isyarat (JBI) di Jakarta Job Fair 2026 GOR Senen yang membantu proses wawancaranya dengan perekrut.

Namun, ia menyayangkan masih minimnya perusahaan yang membuka ruang bagi penyandang disabilitas.”Mencari kerja untuk disabilitas itu sulit karena tidak ada lowongan khusus,” kata Galih yang sudah menganggur selama satu setengah tahun.

Hal senada diungkapkan Angga (39) dan Siti Masitoh (28). Siti, yang memiliki pengalaman lima tahun sebagai penjahit garmen, berharap industri lebih terbuka dalam menerima pekerja disabilitas dengan upah yang layak sesuai standar minimum.

Penyandang Tunanetra Sulit Temukan PeluangKondisi lebih sulit dialami oleh kelompok penyandang tunanetra.

Fandi (40) dan Dadang (45), yang mendatangi Jakarta Utara Job Fair 2026, mengaku harus pulang dengan tangan hampa karena tidak menemukan satu pun stan perusahaan yang menyediakan lowongan bagi tunanetra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *