Soroti Ketidakadilan dan Kekerasan Aparat, Gerakan Nurani Bangsa Gelar Sarasehan Kemerdekaan

Hukum43 Dilihat

“Sebagai orang tua, kami berharap bangsa dan negara Indonesia terus maju mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Ini hanya bisa dipenuhi dengan penyelenggaraan negara yang berpihak pada rakyat, adil, dan berdasarkan kedaulatan sipil dan kedaulatan hukum,” tutur Sinta.

Menurutunya, prinsip tersebut sejalan dengan pegangan para ulama di lingkungan pesantren, yakni tasharruful imam ‘ala ar-ra’iyyah manuthun bil maslahah, yang berarti setiap kebijakan pemimpin harus bertumpu pada kemaslahatan, kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran rakyat.

“Kondisi seperti ini yang merupakan tantangan yang harus dipikirkan jalan keluarnya. Oleh karena itu, sarasehan kemerdekaan ini dimaksudkan menjadi ruang bersama untuk membahas secara mendalam,” ujar Sinta.

Ia menambahkan, sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan dalam sarasehan meliputi demokrasi dan tata kelola pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan ekonomi dan media, serta tantangan bangsa pada masa depan.

“Melalui sarasehan ini, diharapkan akan muncul rumusan bersama dan komitmen kolektif sebagai motor penggerak menuju Indonesia yang gemah ripah loh jinawi,” ungkap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *