Kadisdik Imam Faturochman:  Tanamkan Nilai Disiplin Nasionalisme  Melalui Penggunaan Seragam Pramuka Tiap Tanggal 14

BeTimes.id– Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengatakan penggunaan seragam Pramuka selain menjadi ketentuan berpakaian,  juga bagian dari upaya menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, kemandirian, dan kepemimpinan.

Disdik  mendorong penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan positif  seperti dengan penggunaan pakaian seragam Pramuka secara serentak setiap tanggal 14.

“Penggunaan pakaian seragam Pramuka ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat karakter, baik bagi peserta didik maupun lingkungan pendidikan,” kata Imam, Senin (14/9).

Dikatakan, pembiasaan positif tersebut harus dilakukan secara konsisten agar nilai-nilai karakter dapat tumbuh dalam keseharian peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Kegiatan yang dilakukan secara serentak dan tertib, diharapkan  membangun kedisiplinan, rasa cinta tanah air, jiwa nasionalisme, serta karakter kemandirian dan kepemimpinan,” ujarnya.

Kebijakan tersebut ditujukan bagi pegawai ASN, pendidik, tenaga kependidikan, kepala satuan pendidikan, hingga seluruh murid di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

Ditambahkan, penggunaan seragam Pramuka juga harus memperhatikan ketentuan mengenai bentuk dan kelengkapan atribut sebagaimana diatur dalam petunjuk penyelenggaraan pakaian seragam anggota Gerakan Pramuka.

“Pakaian seragam Pramuka beserta atributnya harus digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga pelaksanaannya tetap tertib dan seragam,” jelasnya.

Selain penggunaan seragam, seluruh unsur pendidikan juga diarahkan untuk mengikuti Upacara Bendera pada setiap tanggal 14 dengan mengenakan pakaian seragam Pramuka lengkap beserta atributnya.

Imam meminta Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dan kepala satuan pendidikan turut melakukan pengawasan serta pembinaan di lingkungan sekolah masing-masing.

“Kami meminta seluruh jajaran pendidikan untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan tertib dan disiplin. Pengawasan dan pembinaan menjadi bagian penting agar pembiasaan karakter ini dapat dilaksanakan dengan baik,” tandasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *