Untuk memuluskan pembukaan blokir dan pemecahan sertifikat, perantara PT Summarecon—Yaser Alfarisi dan Rizal Pahlevi (LEV)—mendekati Erwin (ERW), salah satu orang kepercayaan Menteri ATR/BPN. Pada awal Agustus 2026, Sontang melalui Erwin diduga meminta uang Rp 2 miliar. Pihak Summarecon yang disetujui Direktur Utamanya, Adrianto Pitojo Adi (ADR), menyerahkan uang senilai Rp 1,5 miliar kepada Erwin pada 27 Agustus 2026, di mana Rp 200 juta di antaranya diteruskan ke Sontang sebagai fee.
Selain transaksi Summarecon, KPK menemukan skema dugaan tindak pidana korupsi lain di lingkungan Kementerian ATR/BPN:
Kasus PT Bela Parahyangan, di mana Penerimaan uang pengurusan HGB sebesar Rp 2,1 miliar oleh Erwin, yang kemudian menyetorkan Rp 1,8 miliar kepada Arif Sugiyanto (ARF).
Juga temuah sembilan koper uang dengan penerimaan uang sebesar Rp 8 miliar oleh Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN Lampri (LMP) bersama Arif Sugiyanto yang disimpan dalam sembilan koper merah.
Tindak lanjut rekening, dengan temuan mutasi setoran tunai senilai Rp 10 miliar pada 7 September 2026 dari rekening Arif Sugiyanto, yang diduga bertindak sebagai pengepul uang layanan pertanahan untuk diteruskan ke Fahd El Fouz (FEZ).
Berikut daftar delapan tersangka yang ditetapkan oleh KPK:
Lampri (LMP) – Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN
Sontang Coin Manurung (SON) – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I
Adrianto Pitojo Adi (ADR) – Direktur Utama PT Summarecon
Arif Sugiyanto (ARF) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN)
Fahd El Fouz / Fahd A Rafiq (FEZ) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN)
Rizal Pahlevi (LEV) – Pihak swasta / perantara
Erwin (ERW) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN)
Muhammad Fakhry (MF) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN)
Penyidik KPK terus mengusut aliran dana dan asal-usul uang simpanan tersebut di berbagai tingkatan struktur pertanahan. Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum memberikan respons atau konfirmasi resmi terkait keterlibatan sejumlah orang yang disebut sebagai pihak kepercayaannya hingga berita ini diturunkan.
