Buka Career Fest 2026, Pemkot Jaktim Dorong Pencari Kerja Jadi Wirausaha

BeTimes.id– Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Fauzi, membuka Jakarta Timur Career Fest dan Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 2026 di Gelanggang Remaja (GOR) Kecamatan Pulogadung, Jalan Pemuda, Kelurahan Rawamangun, Selasa (6/10).

Kegiatan yang bersumber dari APBD DKI Jakarta ini berlangsung selama dua hari, 6–7 Oktober 2026, pukul 10.00–16.00 WIB. Selain pameran lowongan kerja dan bazar UMKM binaan, acara juga dimeriahkan dengan talkshow inspiratif.

Sejumlah layanan publik turut dihadirkan, seperti Unit Layanan Disabilitas (ULD), Job Portal Pemerintah DKI Jakarta (Karier Jakarta), pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK1), konsultasi Jakarta Entrepreneur, perpustakaan keliling, pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Fauzi menyampaikan bahwa Career Fest dan Bazar UMKM ini merupakan kali kedua yang digelar sepanjang 2026. Ia berharap ajang ini tak hanya menjadi wadah mencari kerja dan memperluas jaringan, tetapi juga memicu semangat kewirausahaan.

“Harapannya ke depan mereka bukan lagi sebagai pencari kerja, melainkan sebagai orang yang membuka lapangan pekerjaan,” ujar Fauzi.

Ia menambahkan, para pencari kerja juga dapat meningkatkan keahlian melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) DKI Jakarta. Pilihan pelatihannya cukup beragam, mulai dari bahasa, fesyen, kuliner, teknik listrik dan elektronika, teknologi informasi, otomotif, hingga las dan manufaktur.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur, Sunjaya, menyebutkan bahwa gelombang kedua Career Fest ini diikuti 37 perusahaan yang menyediakan sekitar 2.000 lowongan kerja serta melibatkan tiga pusat pelatihan kerja.

“Kegiatan ini didasari masih tingginya tingkat pengangguran di wilayah Jakarta Timur serta pentingnya penyediaan informasi dan wadah bagi masyarakat dalam mencari pekerjaan,” terang Sunjaya.

Menurutnya, keterbatasan akses ke dunia kerja formal masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, Pemkot Jakarta Timur hadir memberikan langkah nyata guna membuka peluang kerja yang luas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga. (ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *