Kecamatan Makasar Tutup TPS Liar di Jalan Kerja Bakti, Kawasan Pasar Embrio Ditata

BeTimes.id– Kecamatan Makasar melakukan penataan kawasan di Jalan Kerja Bakti, RW 04, dengan menutup tempat penampungan sampah (TPS) sementara yang berada di pinggir jalan. Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian penataan kawasan Pasar Embrio untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan nyaman.

Camat Makasar, Dimas Prayudi, mengatakan penataan tersebut dilakukan bersama pihak kelurahan untuk mengembalikan fungsi kawasan sekaligus mencegah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan di tepi jalan. Setelah TPS di pinggir jalan ditutup, aktivitas penampungan sampah kini dipusatkan di TPS bawah.

“Lokasi ini merupakan rangkaian kegiatan dari penataan Pasar Embrio. Harapannya, TPS yang berada di pinggir jalan raya ditutup dan kawasan ditata bersama kelurahan, sehingga warga tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan,” kata Dimas, Rabu (14/10).

Selain penutupan TPS, penataan kawasan juga mencakup penghijauan, penataan trotoar, dan pembenahan lingkungan dengan melibatkan jajaran kelurahan serta unsur sektoral terkait.

Penataan turut menyasar pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar lokasi, terutama pedagang yang beraktivitas pada malam hari. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna melakukan pengawasan secara rutin.

“Kita melibatkan RT dan RW, lalu Satpol PP untuk melakukan monitoring. Untuk pedagang malam, kita coba ajak agar meletakkan dagangannya tidak lagi di pinggir jalan raya ataupun di depan TPS,” ujarnya.

Dimas menegaskan, penataan TPS tidak cukup hanya dengan menutup lokasi penampungan sampah, tetapi juga harus diikuti perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Salah satu langkah yang perlu diterapkan adalah pemilahan sampah sejak dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga.

Menurutnya, pemilahan sampah dari rumah dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan sehingga proses pengelolaan dan penanganannya menjadi lebih efektif.

Untuk memperkuat pengawasan dan menindak pelanggaran pembuangan sampah, Kecamatan Makasar juga merencanakan operasi tangkap tangan (OTT). Rencana tersebut dibahas dalam rapat bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya.

“Rencananya hari ini kita rapat OTT bersama LH, Satpol PP, dan unsur terkait. Kemungkinan besar ada dua lokasi, di Kelurahan Makasar dan Kelurahan Cipinang Melayu,” ungkap Dimas.

Melalui penataan tersebut, Kecamatan Makasar berharap kawasan Pasar Embrio dan sekitarnya menjadi lebih tertib, bersih, serta nyaman bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. (ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *