Peletakan Batu Pertama Pembangunan Graha Muhammadiyah-NU di Kabupaten Bekasi

Pemerintahan72 Dilihat

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti bersama pimpinan NU dan Muhammadiyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Graha Muhammadiyah–NU

BeTimes.id–  Peletakan batu pertama pembangunan Graha Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (24/8). Ini sebagai simbol persatuan dua organisasi Islam terbesar dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menegaskan, kekuatan bangsa terletak pada persatuan. “Persatuan bukan berarti keseragaman, melainkan ruang untuk toleransi, saling memahami, dan menghormati perbedaan. Dengan Graha Muhammadiyah-NU ini, diharapkan  keharmonisan bisa terus terbangun,” ujarnya.

Dikatakan, Graha Muhammadiyah-NU, selain bangunan fisik, juga  menjadi simbol persaudaraan untuk membangun masyarakat yang maju, berdaya dan berakhlak mulia.

Wakil Ketua PBNU, KH. Zulfa Mustofa menilai pembangunan Graha bersama sebagai wujud nyata sinergi NU dan Muhammadiyah dalam membangun bangsa. “Indonesia akan maju jika NU dan Muhammadiyah bersatu dan berkolaborasi. Apa pun yang berpotensi merenggangkan hubungan harus segera diklarifikasi,” katanya.

NU dan Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi telah menjalin kerjasama melalui kegiatan sosial, seperti sunatan massal, santunan anak yatim, pasar murah sembako dan program Jumat Berkah yang rutin membagikan sarapan gratis.

Pembangunan ini, diharapkan segera terealisasi dan menjadi pusat pendidikan, dakwah, kajian, serta layanan sosial, sekaligus teladan kolaborasi dua ormas Islam besar bagi daerah lain di Indonesia. (adv)

Komentar