Kadisdik  Imam Faturochman: Pelaksanaan MPLS Pengalaman  Berkesan Bagi Peserta Didik

Uncategorized37 Dilihat

Kadisdik  Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman ketika meninjau hari pertama pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 1 Tambun Selatan


BeTimes.id– Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman mengatakan pelaksanaan MPLS menjadi pengalaman  berkesan bagi peserta didik karena mendapat dukungan orangtua ketika memulai perjalanan pendidikan di lingkungan yang baru.

Hal itu dikatakan Imam Faturochman ketika meninjau hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Tambun Selatan, Jalan Pendidikan II No.100, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (15/07).

“Saya melihat aura kebahagiaan  para orangtua yang mengantarkan putra-putrinya ke sekolah. Momen ini menjadi kenangan  indah sekaligus motivasi bagi anak-anak,” ujar Imam.

MPLS adalah masa penting bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun kemampuan beradaptasi dengan budaya belajar yang baru.

“Semua pihak dihimbau untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi siswa selama menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah,” katanya.

Menurut Imam, seluruh kepala sekolah, guru, dan panitia MPLS harus memastikan kegiatan berlangsung edukatif serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan maupun kekerasan.

“Guru, tenaga kependidikan, serta siswa harus bersama-sama membangun lingkungan sekolah yang positif,” tegasnya.

Keberhasilan MPLS tidak hanya diukur dari pengenalan fasilitas sekolah, tetapi juga dari tumbuhnya rasa aman, nyaman, dan percaya diri pada diri peserta didik baru.

“Mari kita dampingi murid-murid dengan hati dan penuh empati sehingga MPLS Ramah 2026 benar-benar terwujud di daerah ini,” ucapnya.

Terkait kemungkinan adanya pelanggaran selama pelaksanaan MPLS, pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi persoalan keterbatasan daya tampung sekolah yang sempat muncul pada proses penerimaan peserta didik baru, Imam mengakui rasio ruang belajar, sarana prasarana, serta jumlah tenaga pendidik di daerah ini masih belum sepenuhnya ideal.

“Peran sekolah swasta juga sangat penting untuk memperluas akses pendidikan karena memang belum semua siswa dapat tertampung di sekolah negeri,” ungkapnya.

Ia memastikan berbagai persoalan yang sempat terjadi telah ditangani dan berharap seluruh proses pendidikan pada tahun ajaran baru dapat berjalan dengan kondusif.”Persoalan yang sempat muncul sudah dapat diselesaikanp dan diharapkan ke depan  layanan pendidikan di Kabupaten Bekasi semakin baik,” harapnya.(adv) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *