BeTimes.id– Walikota Jakarta Timur, Munjirin, meminta para pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk terus meningkatkan kompetensi diri sebagai duta lingkungan.
Hal tersebut mencakup fokus pada pengelolaan dan pemilahan sampah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.Imbauan itu disampaikan Munjirin saat membuka Pertemuan Rutin (Pertin) RPTRA di Ruang Serbaguna Bambu Apus, Blok C Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (27/7).
Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan konsekuensi nyata dari kian kompleksnya aktivitas manusia sehari-hari.
Peningkatan penggunaan barang sekali pakai dinilai menjadi salah satu pemicu utama terus bertambahnya volume sampah.Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat termasuk para pengelola RPTRA sebagai garda terdepan di wilayah dalam mengelola dan memilah sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Pengelola RPTRA memiliki peran strategis sebagai agen edukasi lingkungan karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh dalam membiasakan pemilahan sampah dari sumber serta mengedukasi warga agar sampah dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis,” kata Walikota Turut mendampingi Walikota, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin.
