BeTimes.id– Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk molen terjadi di Jalan Cut Mutia, kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11).
Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Para korban merupakan rombongan keluarga yang sebelumnya menghadiri acara pernikahan (kondangan) di wilayah Tambun. Setelah menghadiri acara tersebut, mereka melanjutkan perjalanan dengan bersilaturahmi ke rumah salah satu kerabat bernama Siti Habibah di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Setelah bersilaturahmi dan makan bersama, rombongan tersebut berencana pulang menggunakan angkutan umum. Siti kemudian mengantar para kerabatnya menuju tempat pemberhentian angkutan di Jalan Cut Mutia. Namun, nahas, sebelum rombongan mendapatkan kendaraan, sebuah truk molen tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak mereka.
Wakil Ketua RT 04 RW 04, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Nanang, menjelaskan bahwa para korban masih memiliki hubungan kekeluargaan.
“Jadi dia sama teman-temannya habis kondangan dari Tambun. Katanya langsung mampir ke rumah korban Siti Habibah, makan-makan dululah. Setelah itu, mereka mau pulang. Siti mengantar teman-temannya naik angkot. Belum sampai angkot datang, tiba-tiba truk molen itu langsung jatuh,” kata Nanang saat ditemui, Selasa (3/11).
Menurut Nanang, rumah Siti tidak jauh dari lokasi pemberhentian angkutan umum yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Saat mengantar kerabatnya, Siti juga ditemani anak bungsunya, Adisha Raiqa Shafiya. Keduanya turut menjadi korban meninggal dunia.
Nanang menambahkan, sebelum kecelakaan terjadi, Siti sempat menghubungi suaminya untuk meminta dijemput setelah pulang kerja. Namun, takdir berkata lain. Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
“Sebelum kecelakaan itu, korban sempat menelepon suaminya dan meminta dijemput setelah pulang kerja. Ketika suaminya pulang kerja, ternyata kejadian itu sudah terjadi,” tuturnya.
Nanang menyebutkan, Siti memiliki empat orang anak. Anak yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut merupakan anak keempatnya.
Kronologi Kecelakaan: Truk Mengalami Rem Blong
Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Joko Sembodo, truk molen bernomor polisi B-9548-MV dikemudikan seorang pria berinisial T. Kendaraan tersebut melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Cut Mutia.
Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga mengalami kegagalan sistem pengereman akibat chamber rem pecah.
“Setiba di lokasi kejadian, kendaraan mengalami rem blong (chamber rem pecah),” ujar Kompol Joko Sembodo dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).
Akibat gangguan pengereman tersebut, pengemudi kehilangan kendali. Truk kemudian oleng ke kiri dan menghantam sejumlah orang yang sedang berada di depan tembok bangunan di sisi kiri jalan.
Setelah menabrak para korban, truk kembali membentur tembok bangunan hingga akhirnya terguling dan berhenti.
Pengemudi truk berinisial T kini telah ditetapkan sebagai tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku.
Daftar 12 Korban Kecelakaan
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 12 orang menjadi korban, terdiri atas enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Enam korban meninggal dunia:
- Adisa (anak-anak), dirawat di RS Siloam Sepanjang Jaya.
- Siti Habiah, RSUD Kota Bekasi.
- Adiaha Raiqa Syafia (anak-anak), RSUD Kota Bekasi.
- Siti Nur Latifah, RSUD Kota Bekasi.
- Muhammad Ferdiansa, RSUD Kota Bekasi.
- Soemiyati, RSUD Kota Bekasi.
Enam korban mengalami luka-luka:
- Sodik (anak-anak), RS Siloam Sepanjang Jaya.
- Dian, RS Siloam Sepanjang Jaya.
- Muhammad Maulana, RS Juwita.
- Nur Jamilah, RS Juwita.
- Raihan (anak-anak), RS Juwita.
- Fatuh (anak-anak), RS Juwita. (Ralian)
