Komisi III DPRD Kota Bekasi Minta Bapenda Kota Bekasi Lebih Optimal Dalam Target PAD

Politik804 Dilihat

BeTimes.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diminta untuk lebih optimal dalam mencapai target pendapatan asli daerah (PAD). Alasannya, target PAD Kota Bekasi hingga bulan Juli tahun 2022 tidak sampai 50 persen.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto, usai mengikuti rapat dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, Senin, (11/7).

Menurut anggota Fraksi Partai Gerindra ini, bahwa PAD 2022 sampai tanggal 7 Juli 2022 ini baru sekitar 44,68 persen. Hanya saja kata dia, untuk akhir bulan Juli ini bisa diprediksi mencapai 55,37 persen.

“Kalau dilihat akhir bulan Juli ini, bisa mencapai 53, 37 persen. Berarti sudah melewati 50 persen.” kata Murfati Lidianto, kepada wartawan.

Ia menjelaskan, rendahnya pencapaian PAD tersebut disebabkan karena pandemi Covid 19 yang baru saja turun beberapa bulan yang lalu, juga adanya event AFF .

“Jadi itu dua alasan kenapa PAD belum tercapai 50 persen dan hanya baru 44,68 persen,” jelasnya.

Murfati berharap, penyebaran Covid 19 yang mulai mereda saat ini di Kota Bekasi harus dibarengi dengan peningkatan PAD.

“Semoga saja wabah omicron tidak menghalangi pencapaian PAD seperti yang sudah ditargetkan dari Bappenda,” harapnya.

Ia bercerita tentang hasil rapat dengan Bapenda, bahwa komisi III berkeinginan PAD tahun ini hanya 2,3 triliun semoga di tahun 2023 harus bisa mencapai 3,3 triliun.

“Bagaimana kita akan menggarap potensi PAD yang lainnya, pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah dan PPB. Semoga PAD yang kita harapkan bisa tercapai” tutupnya. (adv/set)

Komentar