“Ini bukan sekadar agenda formal, tapi saat suara setiap advokat hadir langsung menentukan masa depan melalui sistem One Man One Vote (OMOV),” ujar Akim.
Ia mengingatkan para anggota untuk memastikan email dan koneksi internet stabil demi kelancaran e-voting yang akan digelar Sabtu (25/4) besok.
Strategi ‘Rumah Kemenangan’ vs Narasi IntegritasKedua kubu kini telah memasang kuda-kuda terakhir. Tim sukses B. Halomoan Sianturi, yang menamakan diri mereka “The Moanz”, bergerak masif melalui flayer digital.
Mereka mengundang para pendukung untuk berkumpul di “Rumah Kemenangan” yang berlokasi di Bellagio Mall, Mega Kuningan.”Kami optimistis menang,” tegas Moan sapaan akrab Halomoan.
Rencananya, para pendukung akan menggelar nonton bareng hasil pemilihan mulai pukul 08.00 WIB hingga perayaan kemenangan.
Sementara itu, Fikri Assegaf memilih pendekatan yang lebih filosofis dalam kampanyenya. Ia menekankan pentingnya nurani dan moralitas dalam profesi hukum.”Seorang pengacara tidak semata-mata berpegang pada hukum tertulis, melainkan pada integritas moral sebagai kompas utama dalam menegakkan kebenaran,” tulis Fikri dalam pesan dedikasinya kepada para pemilih.
