Kadisdik Imam Faturohman: Program Digitalisasi Pembelajaran dan Revitalisasi Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan15 Dilihat

Sekda Kabupaten  Bekasi Endin Samsudin dan Kepala Disdik, Imam Faturohman foto bersama siswa usai upacara Hardiknas

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, Imam Faturohman berharap program prioritas nasional di bidang pendidikan dapat berjalan optimal di daerah, seperti digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sarana-prasarana sekolah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan.

Hal itu dikatakannya, seusai Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten Bekasi  di SMPN 1 Tambun Selatan, Sabtu (2/5).

Imam juga menyinggung harapan para guru, terutama terkait peningkatan kesejahteraan,  seperti  sertifikasi guru sudah dapat diterima setiap bulan secara langsung dan  berharap ke depan pemerintah membuka lebih banyak formasi aparatur sipil negara.

Dikatakan, sangat berharap ada kepastian status, baik P3K maupun honorer. Mudah-mudahan ke depan formasi CPNS bisa dibuka lebih luas.

Bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) di daerah ini menunjukkan tren peningkatan, seiring dengan membaiknya mutu pendidikan. “Rapor pendidikan di daerah ini  mengalami kenaikan yang diharapkan bisa terus ditingkatkan di masa mendatang,” katanya.

Di samping itu, Imam juga mengapresiasi dukungan masyarakat untuk memajukan pendidikan. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu bagi semua,” tandasnya.

Dalam apel Hariktnas itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samasudin menyampaikan pemerintah daerah terus mendukung berbagai program prioritas, termasuk penguatan peran sekolah sebagai “rumah kedua” bagi siswa.

Ditekankan, pentingnya hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik, di mana nilai saling menghormati harus ditanamkan sejak dini, baik kepada orangtua maupun guru di lingkungan sekolah.

“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman. Anak-anak harus menghormati orangtua dan guru, karena dari situlah pembentukan karakter dimulai,” ujarnya.

Dijelaskan, pembangunan SDM unggul harus dimulai dari pendidikan dasar dan menengah, karenanya  Pemerintah terus berupaya memfasilitasi masyarakat agar memiliki akses yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan.

“Mencetak SDM unggul itu berangkat dari pendidikan dasar dan menengah. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa mengakses pendidikan dengan baik,” tambahnya.

Terkait pekerjaan rumah (PR) di sektor pendidikan, dikatakan penguatan mental dan moral siswa menjadi prioritas utama. Dan  pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, hingga aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif (hem)

Komentar