Tito Karnavian Beberkan 5 Strategi Lumpuhkan Penyebaran Ideologi Radikal

Hukum128 Dilihat

BeTimes.id– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong penguatan strategi pendekatan lunak (soft approach) untuk mencegah penyebaran ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme.

Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan secara kolaboratif, adaptif, dan langsung menyasar akar persoalan, termasuk di ruang digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menghadiri agenda diskusi bertajuk “Strategi Kolaboratif Densus 88 AT Polri yang Presisi Guna Menanggulangi Ekstremisme Berbasis Kekerasan dan Terorisme dalam Rangka Menjaga Stabilitas Kamtibmas”.

Dalam kesempatan itu, Tito menjelaskan bahwa penyebaran paham ekstremisme bekerja lewat pola komunikasi yang melibatkan lima komponen: pengirim pesan, penerima, saluran, pesan itu sendiri, dan konteks sosial.

“Kalau kita bisa mematahkan salah satu saja dari lima komponen ini, proses pemindahan pesan atau ideologi radikal dari pengirim kepada penerima tidak akan pernah terjadi,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Komentar