Oleh: Edward Tanari
Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni merupakan momentum bagi seluruh umat manusia untuk merefleksikan hubungan antara pembangunan, kesejahteraan, dan kelestarian alam.
Pada tahun 2026, peringatan ini berfokus pada perubahan iklim pada sinyal mendesak yang sedang dikirimkan Bumi kepada kita dan sinyal yang kita pilih untuk kirimkan kembali kepada generasi mendatang.
Kampanye global tahun ini menyerukan tindakan nyata melalui gerakan #NowForClimate, mengajak seluruh masyarakat dunia untuk bergerak lebih cepat, lebih jauh, dan memperkuat berbagai upaya untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama.
Secara khusus, Indonesia kali ini menempatkan perhatian pada subtema nasional; “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Fokus utamanya adalah memperkuat komitmen nasional dalam menghadapi Triple Planetary Crisis, yaitu krisis perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi.
Ketiga krisis tersebut saling berkaitan dan menjadi tantangan besar yang harus dipertimbangkan dalam setiap kebijakan pembangunan.







Komentar