Meski intervensi tersebut akhirnya gagal membendung kebringasan spekulan, setidaknya ada otoritas yang bertarung habis-habisan di garda depan.
Sekarang, di tengah tren pelemahan Rupiah yang kian mengkhawatirkan, publik berhak bertanya: Apa kabar cadangan devisa kita hari ini?
Mengapa otoritas moneter terkesan “anteng-anteng saja” dan membiarkan mata uang Garuda terus terdepresiasi tanpa perlawanan yang berarti? Apakah cadangan devisa yang kita banggakan itu kini hanya menjadi angka pajangan di atas kertas statistik? Blunder Kebijakan dan Hilangnya KepercayaanKrisis 1997 adalah krisis eksternal yang mengeksploitasi rapuhnya fondasi perbankan domestik.
Sementara itu, pelemahan Rupiah saat ini lebih dominan disebabkan oleh blunder kebijakan pemerintah yang membingungkan pelaku ekonomi.
Ketika pasar kehilangan kepercayaan (loss of confidence), sentimen negatif akan langsung menghantam mata uang secara telak.Mari kita bandingkan strategi pemulihan.






Komentar