Antrean Harapan di Balik Eksekusi Hotel Sultan, Menanti Kejelasan di Tengah Rencana Perombakan

Hukum13 Dilihat

Kepala Divisi Humas dan Hukum PPK GBK, Asep Triyadi, menyatakan bahwa pihaknya saat ini belum menyentuh wacana perobohan bangunan. “Kami masih fokus pada proses alih kelola, yakni pengosongan dan pendataan karyawan serta tenant,” ujar Asep melalui pesan singkat.

Namun, pernyataan tersebut tampak kontras dengan arah kebijakan pusat. CEO Danantara, Rosan Roeslani, memberikan sinyal yang jauh lebih tegas.

ODalam pernyataannya di Istana, Senin (22/6), Rosan menegaskan bahwa kawasan Hotel Sultan akan diubah total menjadi ikon baru Indonesia atas perintah Presiden Prabowo Subianto.

Ketika ditanya mengenai nasib bangunan hotel, Rosan menjawab dengan lugas, “Eventually (dirobohkan), iya.”

Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi pusat sport tourism dengan konsep komprehensif yang memberikan dampak ekonomi nyata. Meski akan tetap ada hotel yang dibangun, bentuknya tidak akan lagi sama dengan Hotel Sultan yang berdiri saat ini.

Kini, para karyawan hanya bisa menunggu. Di dalam posko, mereka menyerahkan data diri dengan harapan bisa kembali bekerja. Namun, di luar posko, rencana besar pemerintah untuk merombak kawasan tersebut menjadi ikon baru tampaknya menyimpan masa depan yang belum tentu memuat posisi bagi mereka. (ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *