Hasan Basri
BeTimes.id– Pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, berdampak terhadap aktivitas produksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),
terutama bagi usaha yang mengandalkan peralatan berbasis listrik untuk memenuhi pesanan konsumen maupun perusahaan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Hasan Basri memahami keluhan para pelaku UMKM atas pemadaman listrik yang membuat sebagian pelaku usaha terpaksa menghentikan sementara kegiatan produksinya.
“Ketika UMKM sedang membuat produknya dan memiliki pesanan dari perusahaan atau dari konsumen, produksinya tertunda karena adanya pemadaman listrik,” ujar Hasan Basri saat menghadiri Festival Band dan Bazar UMKM dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Tambun Selatan, Rabu (24/6) malam.
“Pemadaman listrik telah dikoordinasikan dengan pihak terkait, dengan tujuan UMKM tetap berkembang dan mampu meningkatkan kapasitas usahanya,” katanya.
Pembinaan rutin setiap tahun, termasuk menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan ritel modern adalah langkah yang dilakukan agar produk lokal dapat masuk ke jaringan pemasaran yang lebih luas.
“Kerjasama dengan sejumlah perusahaan, seperti jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart. Bahkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan kurasi produk UMKM yang berpotensi masuk ke pasar modern,” jelasnya.
Proses kurasi menjadi tahapan penting karena produk yang akan dipasarkan harus memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari kualitas kemasan, bahan baku, legalitas usaha hingga sertifikasi halal.
Selain menyoroti tantangan yang dihadapi UMKM, Hasan juga mengapresiasi penyelenggaraan Festival Band dan Bazar UMKM yang digagas Polres Metro Bekasi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang melibatkan sekitar 60 pelaku UMKM yang memamerkan berbagai produk unggulan daerah.
“Kegiatan seperti ini diharapkan semakin sering dilaksanakan untuk memperkenalkan UMKM kepada masyarakat,” katanya. (***)
