Bapenda Kabupaten Bekasi menggelar Operasi Gabungan Opsen PKB dan layanan pembayaran PBB-P2 di Halaman Kantor Kecamatan Tambun Utara
BeTimes.id– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi menggelar Operasi Gabungan (Opsegab) Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Halaman Kantor Kecamatan Tambun Utara, Selasa (14/7) sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak.
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan mengatakan, selain pelayanan pembayaran PKB, juga dilakukan layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak. Layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat membayar pajak di satu lokasi.
Operasi gabungan juga melibatkan Polres Metro Bekasi, Subdenpom, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) atau Samsat Kabupaten Bekasi. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.
Operasi gabungan sebagai langkah strategis untuk mendorong agar masyarakat lebih disiplin memenuhi kewajibannya. PKB memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Bapenda terus melakukan terobosan baik melalui sosialisasi, pelayanan jemput bola, hingga operasi terpadu.
“Pajak akan kembali menjadi sumber pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah ini,” ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu. Bagi yang menunggak diimbau segera menyelesaikan kewajibannya.
Camat Tambun Utara, Najmuddin, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan Operasi Gabungan Opsen Pajak.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan Operasi Gabungan Opsen Pajak ini. Didahapkan, masyarakat semakin sadar akan pentingnya membayar pajak karena akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta berbagai program dapat dirasakan secara langsung,” kata Najmuddin.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan semakin mudahnya akses layanan pembayaran PKB maupun PBB-P2, diharapkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin optimal. (adv)
