Kusmanto: Moderasi Beragama Jadi Fondasi Jaga Persatuan Warga Jakarta Timur

Nasional19 Dilihat

BeTimes.id– Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, menegasakan moderasi beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat Jakarta Timur yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.

Menurutnya, keberagaman harus menjadi kekuatan yang memperkokoh persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.Ia berharap kegiatan tersebut mampu menciptakan ruang dialog yang sehat antarumat beragama sehingga tercipta keseimbangan antara pengamalan ajaran agama masing-masing dengan penghormatan terhadap hak beragama orang lain.

“Melalui sikap saling menghargai perbedaan, potensi konflik yang dipicu sentimen keagamaan dapat diminimalkan, sekaligus memperkuat kerja sama lintas iman dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wakil Walikota membuka kegiatan Penguatan Implementasi Moderasi Beragama Angkatan II Kota Administrasi Jakarta Timur di Ruang Rapat Bambu Apus, Gedung Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Rabu (22/7).

Selain memperkuat kerukunan umat beragama, kegiatan juga bertujuan menyatukan visi pembangunan kota melalui kolaborasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh agama dalam mendukung pembangunan wilayah, baik di sektor sosial, keagamaan, maupun infrastruktur.

Kegiatan yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Suban Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Timur diikuti 90 peserta, terdiri atas tokoh agama, tokoh aliran kepercayaan, organisasi keagamaan, serta pengurus rumah ibadah se-Jakarta Timur.

Hadir sebagai narasumber Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama RI Wawan Djunaedi, dan Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Keumatan dan Keagamaan Nong Darol Mahmada.

Dalam kegiatan itu, para peserta juga dibekali pemahaman untuk menangkal berkembangnya paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, serta penyebaran narasi kebencian, khususnya di media sosial.

“Edukasi yang diterima seluruh peserta diharapkan dapat membangun masyarakat yang lebih bijak, inklusif, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan. Salah satunya menjaga kondusivitas lingkungan dari ancaman narkoba, hoaks, dan aksi tawuran,” tandasnya.

Secara menyeluruh, kegiatan merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, serta menjamin setiap warga dapat menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya dengan aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati. (Ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *