Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut guna membongkar jaringan penyelundupan narkoba internasional tersebut.
“Sabu ini dipakai sendiri. Dan dari hasil pemeriksaan tes urine kemarin, ternyata positif memakai sabu, Inex, dan ganja. Jadi pada saat terbang, itu sedang memakai,”ujar Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Hengky Tomuan, Jumat (31/7).
Sementara, menurut Kasubdirektorat II Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Awaluddin Amin, hasil cek urine tersebut berdasarkan dari kedokteran polisi pada saat penyelidikan di awal berlangsung. Saat penerbangan lalu, Mohd Saufi membawa full ratusan penumpang.
“Yang bersangkutan itu hasil urinenya mengandung tiga zat. Yang pertama MDMA, yang kedua adalah metamfetamin, yang ketiga adalah kokain. Itu jelas, itu dari dokkes yang melakukan pemeriksaan cek urine,”katanya.
Mengacu temuan-temuan itu, diduga kuat pilot MS terlibat dalam jaringan narkoba internasional. Apalagi, dari hasil interogasi dan BAP terungkap dia sudah tiga kali membawa ekstasi masuk ke Indonesia.
