BeTimes.id– Pelatihan fire walk atau berjalan di atas api yang diikuti calon pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menuai sorotan publik dan netizen.
Kegiatan tersebut dinilai tidak tepat serta tidak memiliki urgensi dalam pelaksanaan tugas pelayanan ketenagakerjaan.
Kritik keras salah satunya datang dari Koordinator BPJS Watch, Timboel Siregar. Ia menyayangkan adanya metode pelatihan tersebut karena dinilai berisiko tinggi dan bertolak belakang dengan prinsip keselamatan kerja.
“Pelatihan berjalan di atas api oleh calon pekerja di BPJS Ketenagakerjaan sangat tidak tepat dan harus disesali. Tentunya tidak ada urgensinya pada saat mereka bekerja di BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Timboel kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/7).
Selain menyoroti potensi bahaya fisik, Timboel juga menolak keterlibatan unsur TNI maupun Polri dalam proses pelatihan calon pegawai tersebut. Menurutnya, pendekatan semacam itu kurang relevan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
