Mahasiswa Indonesia Elan Tanari Harumkan Nama Bangsa di Kompetisi Internasional Harvard University

Uncategorized1740 Dilihat

BeTimes.id- Mahasiswa Indonesia Elan Tanari Harumkan Nama Bangsa di Kompetisi Internasional Harvard University yang diselenggarakan  Deloitte dalam kegiatan The Harvard College Project for Asian and International Relation (HPAIR) yang berlangsung 17-19 Februari 2023 lalu di Kampus Harvard University, Boston AS.             

Program HPAIR ini diikuti oleh 143 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, profesional muda, dan praktisi bisnis yang berasal dari 60 negara. Program HPAIR berlangsung  sejak 1991 dan dilaksanakan setiap awal tahun di Harvard University dan pertengahan tahun dilaksanakan di salah satu negara Asia Pasifik.

Untuk terpilih mengikuti program HPAIR, peserta harus menjalani beberapa seleksi. Tahap pertama adalah seleksi berkas, tahap kedua menyerahkan makalah  yang preferensinya sesuai tema kegiatan dan kali ini (2023) tentang pasar dan  ekonomi global. 

Setelah lolos tahap kedua,  seleksi  tahap ketiga  adalah wawancara yang dilakukan secara daring. Elan berhasil melewati tahapan-tahapan tersebut dan berhasil menjadi peserta dari Indonesia dari unsur mahasiswa.

HPAIR 2023 kali ini dibuka oleh Vice President dan Treasurer Word Bank sekaligus menjadi Keynote Speaker Mr. Jorge Familiar. Kegiatan ini membahas beberapa topik utama diantaranya; global market and culture, governance and geopolitic, dan sosial policy and justice.

Topik-topik itu dipaparkan oleh para narasumber ternama antara lain: Akhil Gupta senior leader di Harvard University mantan pemimpin Black Stone grup perusahaan besar di India, Seth Shelden penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2017, Tara Gupta Forbes Under 30, pendiri MAP-collective dan Anamakos perusahaan real estate  AS, Cecilia Chung-aktris Hongkong, Zach Bell-aktifis HAM Amerika, Lobsang Sangay politikus Amerika asal Tibet, Brianna Kilcullen pebisnis dan influencer Amerika, Jonathan Sun, Zhalmay Kalizad, dll.

Dari Indonesia hadir dua orang narasumber yaitu perempuan pebisnis Gita Sjahrir dan aktifis HAM Ayu Wahyuningroem

Diakhir Program HPAIR dilakukan kompetisi debat pemecahan kasus bisnis (Impact Challenge) yang diselenggarakan oleh Deloitte. Elan memenangkan debat terhadap kasus Carousel, sebuah startup milik kalangan Harvard.

Dalam paparannya Elan merekomendasikan tiga solusi: Create a balanced and dynamic mechanism of value creation for the stakeholders, Capacity Building and Implementation Support, and Content Quantity and Quality Assurance.

Paparan ini mengantarkan Elan Tanari menyabet penghargaan sebagai The Fisrt Position in Impact Challenge at HPAIR HCONF 2023 for Carousel. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Elan dan Indonesia karena berhasil memberi nilai prestisius dalam keterlibatannya sebagai peserta HPAIR 2023 di salah salah satu Kampus bergengsi di dunia.

Elan menyampaikan terima kasih kepada para politisi dan profesional Indonesia yang konsern dengan masalah SDM yang telah menjadi sponsor untuk mengikuti kegiatan ini. Konferensi ditutup oleh Ms. Anna Mok, Leader Deloitte Asia Pasific. (Ralian)

Komentar