Rano berencana membuat transisi Ramadhan lebih meriah pada tahun depan. Konsep car free night menurut Rano bisa diterapkan. “Supaya Jakarta kosong, semuanya kerayaaan dipusatkan untuk menghadapi pesta yang jauh lebih besar. Tahun ini pelatihan (pemanasan),” jelasnya.
Sementara itu, pengunjung Transisi Ramadhan 1447 Hijriah mengapresiasi kemeriahan acara itu. Salah satunya, Arwandi (49), warga Ciracas, Jakarta Timur yang sudah hadir di lokasi sejak pukul 15.00 WIB.
Arwandi, yang sehari-hari dagang dodol Betawi iu datang bersama istri dan cucu-cucunya. “Kami mau lihat barongsai sebenarnya. Cucu-cucu mau lihat dan foto. Sampai sini dikasih tahu ada acara tambahannya, baguslah mumpung libur,” tutur Arwandi. ‘Sementara itu, warga lain, Rafi (24), sepakat jika tahun depan acara transisi Ramadhan dibuat dengan konsep car free night.
Menurutnya hal itu lebih baik untuk mencegah kemacetan.”Kalau kayak sekarang kan rawan macet. Kami pun mau pulang harus nungguin dulu lalu lintas reda macetnya. Kalau seperti CFD kan lebih teratur,”ujar Rafi. (ralian)





Komentar