Garda Terdepan Lindungi Generasi: BKA PGI Bedah Strategi Hadapi Paparan Ideologi Ekstrem pada Remaja

Pendidikan88 Dilihat

Ia mengungkap tren mengkhawatirkan, yakni True Crime Community (TCC). “TCC tumbuh secara organik melalui minat pada konten kejahatan nyata dan sensasionalisme media. Data 2024-2025 menunjukkan ada 110 anak di 26 provinsi terpapar radikalisme, dan 70 anak di 19 provinsi terpapar komunitas TCC ini,” ungkapnya.

Menurut Rudiana, pencegahan sejak dini melalui komunikasi terbuka dan pendampingan digital jauh lebih efektif daripada penindakan hukum.


Praktisi hukum John Izaac Minotty Pattiwael mengingatkan bahwa meski Indonesia memiliki UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, realita di lapangan menunjukkan eksploitasi dan paparan ideologi ekstrem masih marak.

“Kegagalan di tingkat keluarga akan berdampak langsung pada anak. Keluarga harus menjadi garda terdepan dalam membentengi mereka,” tandas John.

Webinar yang diikuti sekitar 300 peserta ini diharapkan menjadi pemantik gerakan bersama, bukan sekadar diskusi formal, demi menjamin masa depan generasi muda yang bermartabat dan bebas dari ancaman ideologi ekstrem. (ralian)

Komentar