Fikri Assegaf Menangi Munas IV Peradi, Sebuah Mandat Baru di Tengah Drama dan Air Mata

Hukum133 Dilihat

Di ruangan kantor yang terbatas, sebagian pendukung duduk selonjoran di lantai, ditemani kue kering dan air mineral seadanya.

Meski harapan juara itu pupus, kedewasaan berorganisasi tetap terjaga. “Dalam kontestasi, kalah menang itu biasa. Kita hanya memilih ‘ketua kelas’ kan?” ujar advokat Hombar Sinambela menenangkan rekan-rekannya yang lesu.

Drama di Balik Eforia: Kabar dari RS Harum
Namun, sukacita di kubu Fikri mendadak berubah menjadi kepanikan sesaat setelah kemenangan diumumkan. Di tengah riuh rendah perayaan, Ketua DPC Peradi Jakarta Timur, Ali Basya, tiba-tiba ambruk. Pria berkepala plontos itu dilarikan ke RS Harum, Makasar, setelah didiagnosis terkena serangan jantung.

“Mohon doanya untuk Kanda Ali Basya. Beliau terkena serangan jantung pas setelah pemilihan Ketum di Hotel Aryaduta,” tulis Aria Ramadhan melalui pesan singkat yang tersebar cepat di kalangan advokat.

Kabar ini seketika menyatukan empati dari kedua kubu. Doa-doa mengalir deras di grup WhatsApp, mulai dari Ketua Penasehat DPC Jaktim Barmendo Siagian hingga pengacara senior Rasida Siregar.

Komentar