Isu Politik Uang Guncang Kongres VII PIKI, DPD Jabar: Jangan Ada ‘Iblis’ di Rumah Cendekiawan

Politik192 Dilihat

“Jika cendekiawan masih mau menerima fulus atau barang demi pemenangan, itu sangat terhina. Kami menolak keras dan mendoakan agar pemilik uang atau barang tersebut segera bertobat,” lanjutnya.

Komitmen ini juga ditegaskan dalam sebuah video singkat yang memperlihatkan Torkis bersama jajaran DPD PIKI Jabar serta beberapa tokoh pusat, yang mendeklarasikan independensi mereka.

Pesan Kebangsaan di Tengah Arus Post-Truth
Di sisi lain, Kongres VII PIKI yang mengusung tema “Menyongsong Masa Depan yang Kokoh” (terinspirasi dari Amsal 23:18) ini resmi dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman di Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (30/4).

Dalam pidatonya, Dudung menekankan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada keragaman yang dibalut persatuan. Ia mengingatkan para peserta kongres untuk tetap memelihara nilai luhur bangsa, seperti gotong royong dan nasionalisme, terutama di era post-truth.

“Mari pasang telinga dan mata kita untuk hal-hal positif. Jangan terbawa informasi menyesatkan. Kemajuan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, melainkan oleh kebaikan moral dan akhlak,” pesan Dudung di hadapan para intelektual Kristen.

Komentar