Rupiah Tembus Rp 18.000, BEM SI Beri Ultimatum 18 Hari ke Pemerintah dan Ancam “Reformasi Jilid II”

Hukum17 Dilihat

Eskalasi gerakan mahasiswa mulai terasa di ibu kota pada Jumat (12/6) siang. Rombongan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang menggunakan dua bus sempat tertahan dan dicegat oleh aparat kepolisian di Jalan Gatot Soebroto, tepat di depan Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.

Niat mahasiswa UI untuk menuju titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dihalangi petugas karena kawasan tersebut dilarang untuk dijadikan lokasi unjuk rasa.

“Bundaran HI itu jantung jalannya masyarakat, jantungnya perekonomian, central of gravity-nya Indonesia. Kalian setop di situ, selesai semua. Itu jalan umum, tidak boleh,” tegas Kabag Perencanaan Polres Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto, kepada para mahasiswa.

Sempat terjadi ketegangan dan adu argumen saat polisi meminta mahasiswa mengalihkan aksi ke Gedung DPR. Polisi bahkan menyatakan siap menghadang bus secara fisik jika mahasiswa tetap bersikeras memaksakan arah ke Bundaran HI.

Meski sempat memprotes karena menganggap aspirasi mereka tidak hanya ditujukan kepada DPR, rombongan mahasiswa UI akhirnya memilih turun dari bus dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk bergabung dengan massa aksi lainnya. (ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *