Tersangka Teror Ancam Bom SDN 15 Pagi Mengaku Stres Terjebak Pinjol

Hukum29 Dilihat

Pelaku ternyata orang tua salah satu siswa di sekolah tersebut.”Setelah tersangka diamankan, ternyata anaknya tersangka juga bersekolah di sekolah tersebut,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Senin (13/7).

Iman mengatakan tersangka sempat menjemput anaknya setelah mengirimkan pesan tersebut.

Sebagaimana diketahui, para siswa di SDN itu dibubarkan dan diminta pulang setelah adanya teror bom.”Tadi pagi yang bersangkutan sempat juga menjemput anaknya dari sekolah pada saat diberitahukan ada teror terkait dengan ancaman bom tersebut,” imbuhnya.

Kepada polisi, dia mengaku punya masalah dalam kehidupannya. “Tapi sempat juga menyampaikan ada kekecewaan secara pribadi, tapi kekecewaan dalam hidupnya, bukan terhadap sekolah,” kata Kaast.

Dikatakan, tersangka mengaku terlilit utang pinjaman online (pinjol). Namun demikian, kata Iskandarsyah, penuturan itu tidak berpengaruh pada pengusutan kasus teror.”Ada juga (pinjaman online), tapi nggak nyambung kenapa dia ancam sekolah. Kemarin kan dia ngomong aja, sekarang lagi sama psikolog forensik,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *