Diskominfosantik dan BKPSDM Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smartcity

Pemerintahan1109 Dilihat

BeTimes.id-Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi bersama BKPSDM menggelar bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan masterplan smartcity dalam rangka implementasi gerakan menuju kota cerdas (smart city) di Hotel Nuanza,  Senin, (06/06).

Kegiatan itu dibuka Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, dihadiri perwakilan Kemenkominfo RI, seluruh pimpinan perangkat daerah, juga diikuti secara virtual para camat dan kepala desa.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam mengatakan,  bimtek  merupakan kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kemenkominfo RI sebagai fasilitator yang akan digelar sebanyak empat kali dalam empat bulan ke depan.

“Kewajiban kita adalah menghadirkan para anggota Dewan Smart City terdiri dari Bupati, DPRD, kalangan Akademisi, dunia usaha, dan seluruh pimpinan perangkat daerah. Alhamdulillah Pak Bupati Hadir, Wakil Ketua Dewan juga hadir beserta seluruh perangkat daerah hadir,” terang Jaoharul Alam di sela-sela acara Bimtek.

Dikatakan, Bimtek Smart City tahap pertama ini, nantinya akan diakhiri dalam Closing Ceremony (penutupan acara)  pada Oktober 2022 mendatang, setelah menghasilkan masterplan pengembangan smart city  Kabupaten Bekasi.”Makanya kita didampingi  Tenaga Ahli dari Kementerian Kominfo RI,” jelasnya.

Tim dari Kemenkominfo  pengarah mencari “Quick Win” atau sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Bekasi, yang menjadi target dari penyusunan Masterplan Smart City. “Selama 4 bulan ini digali, apa potensinya dan apa permasalahannya, kemudian mengarah pada penyusunan masterplan,” katanya.

Selain itu, transformasi digital, kata Jaoharul Alam, tidak hanya dilakukan  Diskominfosantik Kabupaten Bekasi sebagai leading sektor dari konsep smart city, tetapi seluruh komponen masyarakat dengan penciptaan inovasi dan mindset  sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Kita menggandeng BKPSDM, karena ada poin yang kedua dari program kerja  Bupati terkait pengembangan sumberdaya manusia, khusus untuk ASN, kita bekerjasama dengan BKPSDM khususnya kegiatan Bimtek hari ini,” jelasnya.

Jaoharul Alam berharap setelah Bimtek selama empat bulan ke depan, semua komponen masyarakat dari mulai perangkat daerah, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dapat merumuskan konsep smart city yang paling cocok untuk dilaksanakan di Kabupaten Bekasi. (***)

Komentar