HKBP Kramat Jati Gelar Pembekalan Parhalado di Wisma Kinasih Caringin Bogor

Pendidikan95 Dilihat

Menurut Pdt. Martonggo, ada 3 bekal yang akan disampaikan dalam pembekalan ini yang diawali dengan pengisian pengetahuan dan pemahaman. “Pertama adalah Psikologi untuk mengenal dan memahami diri hingga menemukan bakat atau kemampuan untuk melakukan pelayanan,” ujarnya.

Kedua, lanjut Pdt. Martonggo, bekal untuk memahami pelayanan di dunia sekarang ini yang dikenal dengan era digitalisasi. Sehingga, lanjut dia, para sintua (penatua-red) dapat memahami filosofi kehidupan di era ini.

“Ketiga adalah bekal dengan penyegaran arti dan maksud tohonan sintua HKBP di HKBP dan bagaimana melakukannya di dalam kehidupan warga jemaat,”imbuh mantan Kepala Departemen Koinonia HKBP  ini.

Pdt. Martonggo melanjutkan, gereja harus memahami maslah digitalisasi atau era Artificial Integence (AI). “Saya berharap para sintua memahami akan panggilannya,” tukasnya.

Pdt. Martonggo mengemukakan, hal ketiga yang dipahami para Penatua HKBP Kramatjati bahwa melayani di gereja tidak sama dengan di dunia sekuler. “Meyalani gereja adalah panggilan Ilahi atau Tuhan yang memanggil karena itu harus memiliki jiwa pelayan,”tandas Pdt. Martonggo.

Sementara, tampil sebagai pembicara dalam Pembekalan Parhalado (Pelayanan-red) Ketua STFT Jakarta Pdt. Prof. Dr. Binsar Pakpahan, P.hD dan Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia Prof.Dr. Budi Anna Keliat.

Menurut Binsar, secanggih apa pun teknologi AI diyakini dirinya tidak akan menggantikan pelayanan pendeta dan sintua. Namun demikian, lanjut Binsar,  para pelayanan Tuhan harus meningkatkan spritualnya dan pengetahuannya dengan baik.

“Para pelayan Tuhan harus memahami kebutuhan jemaat dengan baik. Karena perbedaan generasi tidak sama melayaninya,”ujar Pdt. Binsar.

Diketahui, dalam melayani 4600 orang jemaat HKBP Kramat Jati. Sebanyak 4 pendeta dilibatkan, satu Pendeta Ressort, dan tiga pendeta fungsional yakni Pdt. Filemon F. Sigalingging, Pdt. Eben Sihardo Simanjuntak, dan Pdt. Pamingotan Siahaan.  Dengan mengarahkan 81 Sintua untuk melayani 20 wilayah Kramat Jati.

Mewakili Panitia Pembekalan Parhalado Septa Patriando Sirait mengatakan, selama satu bulan disiapkan acara ini. “Ini yang keempat kali kami lakukan. Memang tidak rutin, dan kami lakukan agar pelayanan terbangun dengan visi dan misi melayani bersama untuk jemaat HKBP Kramat Jati,”ujar Septa. (ralian)

Komentar