Mentan Amran: Kuasai 60% Pasar Global, Dunia Bergantung pada Sawit Indonesia

Ekonomi47 Dilihat

BeTimes.id– Kinerja ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya kembali menunjukkan tren positif pada awal 2026. Capaian ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama sekaligus “Raja Sawit” dunia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor CPO dan turunannya pada periode Januari–Februari 2026 mencapai US$ 4,69 miliar. Angka ini melonjak 26,40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 3,71 miliar.

Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari sisi nilai, tetapi juga volume. Tercatat, volume ekspor tumbuh signifikan dari 3,33 juta ton menjadi 4,54 juta ton.

Produksi Nasional Meningkat Tajam
Kenaikan kinerja ekspor ini didorong oleh produktivitas dalam negeri yang solid.

Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menunjukkan produksi CPO sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton, naik 7,26% secara tahunan.

Komentar