Duet BMW-PS Deklarasikan Diri Siap Pimpin PIKI

Nasional106 Dilihat

Michael Wattimena (kiri) dan Pdt. Pendrad Siagian (kanan) dekrasikan Calon Ketum dan Sekjen, di Kongres VII PIKI di Jakarta

MANTAN Anggota DPR RI, 2 Periode 2009-2014 dan 2014-2019 sekaligus Pimpinan Komisi V dan IV Bung Michael Wattimena (BMW), resmi menggandeng Anggota DPD RI, aktif  Pdt. Penrad Siagian (PS), untuk maju sebagai calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Persekutuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) periode mendatang.

Keduanya mendeklarasikan sebagai  pasangan Ketum dan Sekjen  di Ruang Rapat Meja Bundar, PP GMKI, Salemba, Jakarta, Sabtu (25/4).

Dalam orasinya, Michael Wattimena menekankan bahwa duet BMW-PS hadir untuk menjawab tantangan zaman melalui visi dua dimensi. Ia ingin membawa PIKI menjadi wadah yang tidak hanya kuat secara intelektual dalam dimensi keumatan, tetapi juga adaptif dengan konteks kekinian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“PIKI harus memiliki kekhasan yang berbeda dari organisasi pemuda seperti GMKI atau GAMKI. Fokus kita ke depan adalah penguatan aspek intelektualitas dalam menyikapi persoalan gereja, masyarakat, dan negara,” ujar mantan Ketua Umum GAMKI 2 periode tersebut.

BMW yang saat ini menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina International Shipping (PIS) dan Tenaga Ahli Menteri ESDM  RI, juga menambahkan bahwa isu strategis seperti APBN hingga Prolegnas harus menjadi kajian utama PIKI.

“Kita akan memperkuat jejaring di eksekutif dan legislatif agar hasil kajian kita menjadi sumbangan pemikiran konstruktif dan nyata bagi pemerintah,” tegasnya.

KOLABORASI GLOBAL DAN RISET KEBIJAKAN

Menyadari tingginya biaya riset, BMW optimistis hal tersebut bisa diatasi melalui kolaborasi strategis dengan kementerian, NGO, maupun lembaga internasional. Senada dengan itu, Pdt. Penrad Siagian menegaskan pentingnya PIKI mengintervensi ranah kebijakan publik berbasis data.

“Saat ini keterwakilan pemikiran Kristen dalam kebijakan politik, HAM, hingga teknologi masih terbatas. Kami ingin PIKI berbasis riset untuk memengaruhi arah kebijakan negara,” ujar Penrad, senator asal Sumatera Utara yang meraih lebih dari 600 ribu suara pada pemilu lalu.

Michael Wattimena (kiri) dan Pdt. Pendrad Siagian (kanan)

EMPAT PILAR DAN PROGRAM STRATEGIS

Visi utama pasangan ini adalah “Menyatakan Kasih dan Kebenaran” yang ditopang oleh empat pilar, yakni Pilar Intelektual, Pilar Spiritualitas, Pilar Transformasi Sosial, dan Pilar Relasi (Jejaring)

Secara konkret, BMW berencana membedah Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dari Komisi I hingga XIII DPR RI. “Kita akan siapkan naskah akademik mini dan hasil kajian untuk dikontribusikan kepada Panja atau Pansus di DPR. Setiap Undang-Undang yang lahir harus memiliki jejak pemikiran inteligensia Kristen,” urainya.

MENUJU KONGRES VII PIKI

Ketua Panitia Kongres VII PIKI, Benyamin Patondok, menjelaskan bahwa kongres akan berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2026. Mengangkat tema dari Amsal 23:18, “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang”, kongres diharapkan menjadi momentum transformasi organisasi.

Rangkaian acara akan dimulai dengan Study Meeting di Hotel Lumire dan dilanjutkan dengan agenda utama di Hotel Grand Melia. Panitia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat membuka secara resmi gelaran ini.

Selain duet BMW-Penrad, bursa calon Ketua Umum juga diramaikan oleh sejumlah nama internal seperti Badikenita Putri Sitepu, Audy Wuisan, Iwan Butarbutar, hingga Benyamin Patondok. (Ralian)

Komentar