Mengintip “Balon” Kejahatan yang Meletus di Hayam Wuruk, Saat Indonesia Menjadi Inang Baru Judi Online Dunia

Hukum126 Dilihat

BeTimes.id– Di balik deretan gedung tinggi dan hiruk-pikuk kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, sebuah rahasia besar tersimpan di balik pintu-pintu kantor yang tampak biasa.

Selama dua bulan, ratusan orang asing keluar-masuk dengan setelan santai hanya bermodal celana pendek, jauh dari kesan eksekutif kantoran.

Namun, di balik layar komputer mereka, triliunan rupiah dan jutaan data sedang dipertaruhkan. Sabtu, 9 Mei 2026, tabir itu tersingkap.

Penggerebekan besar-besaran oleh Bareskrim Polri di gedung tersebut bukan sekadar pengungkapan kasus kriminal biasa, melainkan sebuah alarm keras, Indonesia kini bukan lagi sekadar pasar, melainkan telah berevolusi menjadi hub atau pusat operasional kejahatan siber lintas negara.

Denyut Digital di Jantung Ibu Kota

Sebanyak 321 orang digelandang petugas dalam operasi tersebut. Mayoritas adalah “impor” dari berbagai penjuru Asia. Sebanyak 228 warga Vietnam mendominasi daftar, disusul puluhan warga asal China, Myanmar, Laos, Thailand, hingga Malaysia dan Kamboja.

Komentar