Menjaga Asa Guru Non-ASN, Pemerintah Pastikan Tak Ada Pemecatan Massal di Tahun Depan

Pendidikan237 Dilihat

BeTimes.id– Di balik keriuhan ruang kelas dan kapur tulis yang perlahan mulai luntur, terselip sebuah kekhawatiran besar bagi ribuan guru non-ASN di seluruh pelosok negeri.

Angka “2027” selama ini membayangi mereka layaknya vonis akhir masa pengabdian. Namun, di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin siang (11/5), kabut ketidakpastian itu perlahan mulai disingkap.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani, berdiri dengan nada bicara yang menenangkan. Ia menegaskan bahwa narasi mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi guru non-ASN pada tahun depan hanyalah kekhawatiran yang tidak akan terwujud.

“Meskipun dinyatakan status non-ASN itu berakhir tahun 2026, Ibu Menpan RB telah menyampaikan bahwa tidak akan ada PHK massal,” ujar Nunuk di hadapan para awak media.

Pernyataan ini merujuk pada komitmen Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, yang tengah merancang peta jalan pemenuhan kebutuhan guru di masa depan.

Komentar