Kader PDIP Dilarang Punggungi Rakyat, Ketua DPC Jaktim Rio Sambodo Bagikan Hewan Qurban di Pondok Kelapa

Pemerintahan554 Dilihat

“Saya baru berdagang di sini belum sampai setahun, jadi tidak menyangka sama sekali bisa dapat jatah dari panitia qurban,” katanya.Sementara itu, Ketua Panitia Qurban Iduladha 1447 Hijriah, Muhammad Firdaus alias Gus Ibon, mengungkapkan rasa syukurnya.

Meskipun melelahkan, ia merasa bahagia bisa menyukseskan agenda berbagi ini. Gus Ibon, yang juga Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa DPC PDIP Jaktim, memaparkan bahwa tahun ini mereka menyembelih tiga ekor sapi.

Hewan qurban tersebut merupakan sumbangan dari Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, dan PT Agung Sedayu Group.”Satu ekor sapi dari Pak Wagub memiliki berat 800 kilogram, dari Pak Wali Kota seberat 350 kilogram, dan dari Agung Sedayu seberat 450 kilogram,” urai Muhammad Firdaus.

Ia menambahkan, panitia mendistribusikan sebanyak 1.000 kantong daging qurban untuk warga sekitar. Selebihnya, daging akan disalurkan kepada para pelaku UMKM dan jajaran kader serta pengurus partai di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur.

Catatan RedaksiUntuk memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran, pihak panitia sebelumnya telah berkoordinasi secara matang dengan ketua RT setempat di kawasan Pondok Kelapa.

“Melalui ibadah qurban ini, kita bisa saling berbagi untuk membangun rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Indonesia Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LPBI PWNU) DKI Jakarta ini.

Gus Ibon menegaskan bahwa aksi ini merupakan pengejawantahan dari instruksi pusat. “Ini adalah bentuk kepedulian PDIP untuk hadir di tengah masyarakat.

Sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar kader tidak memunggungi rakyat, maka dari itu distribusi daging qurban ini kami prioritaskan untuk warga sekitar,” pungkas Gus Ibon, yang juga menjabat sebagai Bendahara PW IKA PMII DKI Jakarta. (ralian)

Komentar