Saat dihantam krisis, Thailand langsung bergerak cepat memperkuat sektor ekspor demi menjaring devisa sebesar-besarnya guna menguatkan kembali mata uang Baht. Langkah yang logis dan taktis.
Anehnya, pemerintah kita saat ini justru mengambil arah sebaliknya. Di tengah kebutuhan akut akan pasokan dolar dari luar negeri, pemerintah malah mempersulit ruang gerak eksportir melalui berbagai regulasi yang membelenggu, salah satunya kehadiran kebijakan seperti Devisa Hasil Ekspor (DHE) atau hambatan birokrasi sejenis yang kontraproduktif.
Alih-alih merangsang masuknya modal, kebijakan bermasalah ini justru berpotensi besar mempercepat laju pelemahan Rupiah.KesimpulanRupiah adalah cerminan dari tingkat kepercayaan publik dan global terhadap kesehatan sebuah negara.
Jika pemerintah terus memelihara kebijakan yang tidak jelas dan mempersulit sektor-sektor strategis penghasil devisa, jangan salahkan pasar jika mereka berbondong-bondong melepas Rupiah.
Dulu, Rupiah tumbang karena ekosistem global yang sedang sakit. Hari ini, jika Rupiah kembali ambruk, kita tidak bisa lagi menunjuk hidung spekulan asing.










Komentar