Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, pemerintah melakukan pembebasan tanah massal demi membangun kompleks olahraga untuk Asian Games IV 1962.
Pengadaan lahan itu dimandatkan kepada Yayasan Gelora Senayan yang kala itu dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Meski tanah warga dibayar menggunakan dana negara, penerbitan sertifikat lahan tidak langsung dilakukan secara instan.
Berdasarkan arsip Harian Kompas, pada tahun 1973, pemerintah mulai merancang pembangunan gedung konferensi dan hotel bertaraf internasional untuk menyambut konferensi pariwisata internasional di Jakarta.
Guna merealisasikannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin menunjuk pihak swasta, yakni PT Indobuildco.
