BeTimes.id– Matahari baru saja meninggi di kawasan Kebayoran Baru ketika sebuah mobil tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) merapat di pelataran Gedung Jampidsus, Kamis (18/6) pagi.
Pukul menunjuk tepat di angka 09.25 WIB. Dari dalam mobil, melangkah keluar seorang pria dengan rompi merah muda yang kontras. Dialah Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Langkah kaki Sony hari itu dikawal ketat oleh sejumlah personel tentara. Di tangannya, terselip sebuah buku catatan berwarna oranye-putih lengkap dengan sebatang pulpen. Buku itu digenggamnya erat, seolah menyimpan rahasia besar yang siap ia buka di hadapan penyidik.
Mencoba menembus barikade pengawalan, para pemburu berita langsung memberondong Sony dengan rentetan pertanyaan.
Namun, sang mantan pejabat memilih bungkam. Wajahnya datar, bibirnya terkunci rapat. Tanpa sepatah kata pun, ia terus berjalan membelah kerumunan wartawan, langsung menuju ruang pemeriksaan.
