Jauh sebelum Sony tiba, sang kuasa hukum, Krisna Murti, sudah lebih dulu menginjakkan kaki di Gedung Bundar. Berbeda dari biasanya, Krisna kali ini irit bicara.
Ia tak mau gegabah membeberkan materi pemeriksaan hari ini.”Tunggu saja sampai pemeriksaan selesai,” ujarnya singkat kepada awak media.
Taruhan Besar di Balik Status Justice Collaborato
Pemeriksaan hari ini bukan sekadar rutinitas formalitas hukum. Di balik dinding ruang Jampidsus, penyidik tengah menimbang-nimbang sebuah pertaruhan besar: permohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan oleh Sony.
Sang mantan Wakil Ketua BGN itu tampaknya siap bernyanyi demi melonggarkan jerat hukum yang melilitnya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026.
Pihak Kejagung sendiri tak mau gegabah menerima tawaran “kerja sama” tersebut. Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan bahwa pemeriksaan kali ini justru menjadi panggung pembuktian bagi Sony.
