Mantan Waka BGN Bawa Buku Catatan ke Kejagung: Siap Bongkar Keterlibatan Pihak Lain?

Hukum24 Dilihat

“Kami akan mengonfirmasi pengajuan JC yang disampaikan. Kami cek, kami juga punya alat bukti, kami teliti semua,” tegas Syarief.

Penyidik, lanjut Syarief, tengah melakukan strategi “hitung kancing”. Mereka membandingkan secara jeli antara alat bukti yang sudah dikantongi kejaksaan dengan informasi baru yang dijanjikan oleh Sony.”Karena kan Saudara SS (Sony Sonjaya) belum menyampaikan bukti apa yang dia punya, kami juga berhitung di kami bukti apa yang kami punya,” imbuh Syarief.

Nyanyian 26 NamaMeski kejaksaan masih bersikap hati-hati, aroma “perang terbuka” sebenarnya sudah tercium sejak pekan lalu.

Krisna Murti secara blak-blakan sempat membocorkan bahwa kliennya telah menyodorkan lebih dari 20 nama yang diduga kecipratan aliran dana atau terlibat dalam sengkarut proyek makanan bergizi ini.

Belakangan, isu yang beredar menyebut ada sekitar 26 nama yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).”Sudah kita sampaikan ke penyidik, sudah ada di BAP kok. Waktu pemeriksaan, saya mendampingi Pak Sony, sudah kita tuangkan semua,” ungkap Krisna pada Rabu (10/6) lalu.

Krisna berharap penuh Kejagung mau mengetok palu hijau untuk status JC kliennya. Baginya, ini adalah kunci pembuka kotak pandora untuk mengurai gurita korupsi di tubuh program nasional tersebut.”Kita berharap Kejaksaan mengabulkan JC-nya, karena ini untuk mengungkap peristiwa yang lebih besar, dan membuat pengembangan penyidikan menjadi lebih mudah,” pungkas Krisna.

Kini, bola panas berada di tangan penyidik Kejagung. Apakah buku catatan oranye yang dibawa Sony hari ini akan menjadi hulu ledak yang menyeret puluhan nama besar lainnya, atau justru sekadar gertakan tak bermakna? Waktu di ruang pemeriksaan Jampidsus yang akan menjawabnya. (ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *