“Tim masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Eko, Sabtu (4/7).
Satu hari berselang, pada Minggu (5/7) sekitar pukul 09.30 WIB, Aiptu Sumaryanto yang menjadi korban hilang terakhir akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai Desa Tumbang Kalemei.
Jasad Aiptu Sumaryanto dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Polda Kalteng, Kodim 1019/Ktg, Basarnas, serta masyarakat setempat yang menyisir area menggunakan tiga perahu karet dan delapan kapal ces kecil.
“Telah ditemukannya satu jenazah atas nama Aiptu Sumaryanto. Saat ini jenazah sudah dikirimkan dengan ambulans ke RS Bhayangkara Palangka Raya,” pungkas Brigjen Eko Hadi Santoso melalui keterangan tertulisnya, Minggu (5/7).
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku teror dan bandar narkoba tersebut untuk segera melapor guna mendukung proses penegakan hukum. (ralian)
