Bagikan berita kami:

Ketum DPP GAMKI berikan cinderamata kepada Dubes Palestina Zuhair Al-Shun. (Foto:Ralian)

BeTimes.id-Pendudukan Israel terhadap tanah Palestina adalah masalaah politik, bukan masalah agama. “Kami tegaskan, apa yang terjadi di Palestina adalah masalah politik, dan bukan masalaha agama,” kata Dubes Palestina Zuhair Al-Shun dalam kata sambutan Natal Nasional Gerakan Angkatan Mahasiswa Kristen Indonesia (GAMKI) di Hotel Keyard Bumiminang, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (8/1) malam.

Zuhair Al-Shun mengatakan, saat ini masih terjadi pendudukan terhadap tanah Palestina yang dilakukan Pemerintah Israel, dan telah menjadi persoalan internasional. “Namun yang perlu diketahui bahwa bangsa Palestina hidup rukun dan damai dengan Yahudi dan Kristen,”tutur Al-Shun.

Menurutnya, penolakan zionis Israel atas pendudukan tanah Palestina di dunia internasional tidak bisa dipungkiri. “Dan banyak orang penting yang menolak gagasan pendudukan Israel terhadap Palestina, dan tanah Palestina adalah tanah tanah suci bagi umat Islam.

Dia mengatakan, bahwa tanah Palestina adalah tanah kelahiran para nabi dan para rasul. “Bunda Maria adalah juga dari tanah Palestina karena itu merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, dan juga kami akan meyakinkan jalan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina,”ucap Dubes Zuhair.

Lanjut Zuhair, peran GAMKI sebagai Ormas pemuda Kristen di Indonesia yang ikut mendukung kemerdekaan Palestina adalah suatu langka yang sangat diapresiasi bagi pemerintah Palestina. menurutnya, pencaplokan tanah Palestina yang dilakukan zionis Isarael menjadi perhatian dunia internasional dan mendapat penolakan.

“Peran pemerintah dan rakyat Indonesia adalah sangat penting dalam setiap perjuangan kemerdekaan Palestina selama ini, dan tetap konsisten berjuang atas persoalan yang terjadi di Palestina,”kata Zuhair.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan Indonesia sejak awal memberikan dukungan terhadap pemerintah Palestina. Dukungan bukan bukan masalah agama tapi masalah kemanusiaan.

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan Indonesia sejak awal memberikan dukungan terhadap pemerintah Palestina. Dukungan bukan bukan masalah agama tapi masalah kemanusiaan.

“Antara umat muslim dan kristen berjalan damai di sana,” kata Wamenag Zainut.

Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik menegaskan, GAMKI selama puluhan tahun konsisten untuk menyuarakan bahwa Pemerintah dan Rakyat Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina dengan solusi dua negara.

“Persoalan Palestina-Israel bukan persoalan agama tertentu saja, melainkan persoalan kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Wandik, dalam Perayaan Natal Nasional, di Hotel Keyard Bumiminang, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (8/1) malam. (Ralian)


Bagikan berita kami:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *