BeTimes.id– Seorang balita perempuan berinisial A (1,9) diduga jadi korban pelecehan seksual tetangganya, R alias G (48) di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, saat korban dititipkan orangtsaat korban dititipkan oleh orang tuanya Desember 2025 lalu.
Ibu korban, FS (35), mengungkapkan bahwa kecurigaan muncul saat sang anak terus mengeluh sakit di bagian kemaluan. Setiap kali dimandikan, A selalu histeris dan merintih kesakitan.
Awalnya, FS mengira rasa sakit tersebut disebabkan ukuran popok yang terlalu kecil. Namun, meski ukuran popok sudah diganti, A tetap merengek kesakitan. FS kemudian membawa putrinya ke puskesmas terdekat Rabu (24/12).
“Bidan bilang kondisi lubang kemaluannya tidak wajar dan menyarankan langsung visum. Tapi saya diminta lapor dulu ke Polsek,” ujar FS saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/3).
FS segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bekasi Barat, yang kemudian diteruskan ke Polres Metro Bekasi Kota. Berdasarkan hasil visum, dugaan pelecehan tersebut terbukti benar.
“Hasil visumnya positif. Ada luka akibat benda tumpul yang masuk ke lubang kemaluannya,” ungkap FS dengan nada pilu.
Peristiwa ini diduga terjadi saat FS menitipkan A kepada R karena harus bekerja sebagai penyanyi keliling, sementara suaminya sedang tidak di rumah.
Selama ini, R dikenal sebagai sosok yang baik dan sering membantu mengurus hingga memandikan korban, sehingga FS tidak menaruh curiga.
Namun, perilaku A berubah drastis setelah kejadian tersebut. Balita itu menunjukkan reaksi ketakutan luar biasa dan selalu berusaha menghindar setiap kali melihat R.
“Saya yakin dia pelakunya karena selama ini A hanya dititipkan kepadanya. Anak saya bahkan sempat menginap tiga hari di sana,” tambahnya.
Hingga saat ini, terduga pelaku dilaporkan telah pindah ke kontrakan lain yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi lama. FS menyebut R kemungkinan besar belum mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan ke pihak berwajib.
Pihak kepolisian saat ini tengah menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi untuk mendalami kasus ini. FS pun berharap agar keadilan segera ditegakkan.
“Saya berharap kasus anak saya bisa cepat selesai dan pelaku segera ditangkap,”ujarnya. (ralian)







Komentar