Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan agar TNI tetap adaptif menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis. “Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan matang untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” imbuhnya.
Profil dan Rekam Jejak Deddy SuryadiDeddy Suryadi merupakan salah satu putra terbaik TNI AD yang memiliki rekam jejak panjang di satuan elite Kopassus.
Lulusan Akademi Militer 1996 dari kecabangan Infanteri ini lahir pada 14 September 1973. Sepanjang kariernya, Deddy banyak menduduki posisi strategis, termasuk jabatan prestisius sebagai Ajudan Presiden Joko Widodo pada periode 2017–2019.
Pengalaman komandonya sangat kental, mulai dari tingkat batalyon hingga memimpin satuan teritorial.Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:Danyon 22 Grup 2/Sandi Yudha KopassusDan Grup 2/Sandi Yudha (2016–2017) Dandim 0623/Cilegon (2014–2016) Kasrem 061/Surya Kencana (2020–2021) Danrem 074/Warastratama (2021) Wadanjen Kopassus (2021–2022) Kasdam IV/Diponegoro (2022–2023) Danjen Kopassus (2023–2024) Pangdam IV/Diponegoro (2024–2025)Di sisi akademis, Deddy merupakan lulusan terbaik Seskoad (Susreg XLVII) tahun 2010 dan telah menyelesaikan pendidikan Sesko TNI pada 2019.
Dengan kombinasi pengalaman sebagai mantan ajudan presiden, komandan pasukan khusus, dan pangdam di wilayah strategis, Deddy dinilai sangat mumpuni memimpin Kodam Jaya di tengah validasi organisasi yang baru ini. (ralian)





Komentar