BeTimes.id– Banjir yang menerjang kawasan Ciracas, Jakarta Timur, sejak Sabtu (21/3) tak kunjung surut hingga Minggu (22/3/2026) sore.
Fenomena ini tergolong tidak biasa karena durasi genangan yang jauh lebih lama dibandingkan banjir sebelumnya.
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, mengungkapkan bahwa banjir kali ini dipicu kombinasi curah hujan ekstrem di Jakarta serta kiriman air dari hulu Sungai Cimanggis, Depok.
“Biasanya dua jam sudah surut setelah hujan berhenti. Tapi semalam air malah terus bertambah walau hujan sudah berhenti sejak pukul 19.00 WIB,” ujar Panangaran saat dikonfirmasi, Minggu (22/3).
Menurut Panangaran, sebagian besar rumah warga yang terdampak berada di bantaran Kali Cipinang. Kawasan tersebut dulunya merupakan lahan sawah atau empang yang ditimbun menjadi permukiman.
Hal ini menyebabkan posisi lantai rumah warga lebih rendah sekitar satu meter dibandingkan tinggi muka air sungai.







Komentar