Peluncuran Buku “Sendiri Tapi Tak Sendirian”: Potret Daya Juang dan Keteguhan Hati Tati Manurung

Pendidikan321 Dilihat

Jejak Pengabdian di GMKI dan Birokrasi
Buku ini juga merekam jejak Tati di GMKI Jakarta sejak 1977, tempat ia bertemu mendiang suaminya. Tati pernah menjabat sebagai Pengurus Pusat (PP) GMKI periode 1982-1984 dan menjadi utusan internasional dalam pertemuan Christian Conference of Asia (CCA) di Hong Kong.

Di dunia birokrasi, Tati memulai karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 1983 dengan gaji awal Rp21.500. Setelah 37 tahun mengabdi, ia berhasil mencapai posisi puncak dengan golongan IV/C.

Editor buku, Marthen Luther Djari, menyebut karya ini sebagai “warisan nilai”.
“Tulisan Kak Tati mengangkat hal-hal sederhana, namun kesederhanaan itu kaya akan nilai yang menjadi warisan berarti bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Acara peluncuran ini dipandu oleh moderator Sahala Lumban Gaol dan menghadirkan sejumlah narasumber seperti Maruap Siahaan, Julia Kertje Kadang, Prof. Dr. Evelin Siregar, dan Amriyati. Hadir pula politisi senior PDI Perjuangan Mindo Sianipar, serta Pdt. Ronald Ricard yang membawakan renungan berdasarkan 2 Timotius 4:16-17.

“Perspektif Luther menyebutkan bahwa Allah hadir dalam penderitaan, dan keimanan justru tumbuh dalam kesendirian,” pungkas Pdt. Ronald. (ralian)

Komentar