Orlando Hamonangan, misalnya, selain menerima miliaran rupiah, juga dihadiahi jam tangan mewah Tag Heuer seharga Rp65 juta dan fasilitas hiburan kelas atas.
Sementara itu, seorang PNS Bea Cukai bernama Enov Puji Wijanarko yang saat ini masih berstatus saksi disebut menerima satu unit mobil Mazda CX-5 senilai Rp330 juta.
Babak Baru Penegakan Hukum
Kasus ini menjadi ujian berat bagi komitmen bersih-bersih di Kementerian Keuangan. Mengingat para tersangka (Rizal, Sisprian, dan Orlando) menduduki posisi krusial di Direktorat Penindakan dan Penyidikan unit yang seharusnya menjadi “polisi” bagi para importir nakal skandal ini menunjukkan adanya kerentanan sistemik.
Ketiga pejabat tersebut kini telah berstatus tersangka, meski berkasnya masih tertahan di meja penyidik dan belum dilimpahkan ke pengadilan.
Selain mereka, nama Budiman Bayu Prasojo, pegawai Ditjen Bea Cukai lainnya, juga masuk dalam radar tersangka yang tengah dilengkapi berkasnya.





Komentar