Tujuh Lapak Pedangang Terbakar, Damkar Kabupaten Bekasi Dengan Cepat  Padamkan Api

Hukum29 Dilihat

Petugas Damkar dengan cepat menangani kebakaran  Gedung Pasar Ramayana


BeTimes.id– Kebakaran  bangunan gedung Pasar Ramayana yang menghanguskan 7 lapak pedagang diduga akibat arus pendek listrik, berhasil diatasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekas, Minggu 17/5) malam.

Petugas Damkar cepat bergerak  menangani kebakaran, sekalipun 7 lapak pedagang tak bisa diselamatkan. Laporan kebakaran itu diterima petugas sekitar pukul 19.43 WIB yang segera ditindaklanjuti.

Petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi pukul 19.50 WIB dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Pemadaman dilakukan hingga api tidak merembet ke bangunan lainnya.

Api membuat suasana menjadi panic. Warga dan pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangannya, sementara api membubung tinggi. Masyarakat sekitarnya berusaha membantu pemadaman.

Komandan Pleton 1 Damkar Kabupaten Bekasi, Danny Adha mengatakan petugas bergerak cepat begitu menerima informasi adanya kebakaran. Hanya sekitar 7 menit setelah menerima laporan, petugas dengan armadanya berangkat ke lokasi kejadian.

“Laporan diterima sekitar pukul 19.43 WIB dan sekitar pukul 19.50 WIB, armada diberangkatkan dengan sejumlah petugas,” katanya.

Dikatakan, kondisi di lokasi cukup menantang karena area pasar dipenuhi material yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar. “Petugas fokus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi pasar,” ujarnya.

Menurut Danny, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau arus pendek listrik.

“Untuk memastikan penyebab kebakaran, masih menunggu pengusutan dari pihak berwajib,” katanya.

Peristiwa itu mengakibatkan 7  lapak pedagang  terbakar, tetapi tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.“Fokus utama petugas untuk  memastikan api cepat terkendali dan masyarakat di sekitar lokasi tetap aman,” tambah Danny.

Setelah berjibaku melakukan pemadaman selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api.  Dan kondisi lokasi dinyatakan aman dan proses pendataan kerugian masih dilakukan. Untuk pengusutan selanjutnya, kasus itu ditangani pihak Kepolisian. (***)

Komentar